Signup here Login Subscribe
Article Categories
Entertainment
Shopping
Food
Tourism
Education
Culture
Science/Tech
General
Cross-Regional
General Articles
INFORMASI PENTING TENTANG SEMUA (Bahasa Indonesia)
IMPORTANT INFORMATION CONCERNING ALL (English)
Jasa ekspedisi import borongan / resmi , By sea dan by air harga all in sampai Jakarta
Jasa Ekspedisi Import Door to Door Service
catatan kecilku
Aku dan Pabrik Gula
Rindu Yang Ke Sembilan
Belajar dari Sebuah Mobil
Bertahan dibalik Ke "khas" an.
Belajar dari Kemasan
Catatan Kecil Nostalgia
PAKU dan AMARAH
1001 Burung Kertas
General News
KEHILANGAN
POLSEK CIWARINGIN MENGGELAR PELAYANAN TERPADU
"TELAH HILANG BPKB Sepeda Motor"
TELAH MENINGGALKAN RUMAH
“Modus Over Boking, Berujung Penipuan”
Manis Gula-Gula Cinta
Dua Siswi Mengaku Dicabuli
Kegiatan Peningkatan Pengolahan dan Pemasaran Produk Ikan dan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan Tahun 2011
UPAYA MENEGAKKAN KEWENANGAN DAERAH SESUAI DENGAN UU No.22/1999
Kecamatan Talaga Juara Umum MTQ Ke-42 Tingkat Kabupaten Majalengka
Bupati Majalengka membuka secara resmi MTQ ke-42
U.ch.pe2h's News
PESONA ALAM CURUG CIPEUTEUY
General Blogs
d'_va
wartamajalengka
Advertise Here - Get Worldwide and Local Reach by promoting your business on warta-majalengka.com

Kecap Legendaris dari Majalengka

Comments (0) (in General) - by: U.ch.pe2h - 08-DEC-2011 11:49 PM
Kecap Legendaris dari Majalengka
botol kecap majalengka
botol kecap majalengka
JALAN-jalan tak lengkap rasanya jika tak membawa buah tangan. Di kota Majalengka, ada oleh-oleh cukup legendaris yang bisa dibawa ke kota asal, yaitu kecap.Ya, kecap asli Majalengka. Demikian orang menyebutnya. Kecap di kota Majalengka cukup melegenda, karena usianya yang sudah puluhan tahun dan diproduksi secara tradisional. Selain itu, cita rasa kecap juga benar-benar khas.Adadua merek kecap yang sangat melegenda di Majalengka, yakni cap Maja Menjangan (MM) dan Segi Tiga. Keduanya buatan asli Majalengka, dan diproduksi secara rumahan. Kecap cap Maja Menjangan (MM) merupakan kecap paling tua di Majalengka. Diproduksi pada 1940, oleh seseorang bernama H Saad Wangsadidjaja. Dari tangan H Saad itulah, kecap Maja Menjangan (MM) hingga kini masih terus bertahan dan disukai lidah masyarakat.
Sementara kecap cap Segi Tiga mulai diproduksi pada 1958. Ketika itu ada tiga orang pemerakarsa terciptanya kecap cap Segi Tiga. Mereka adalah H Lukman, Endek, dan Aman. Dari tiga orang itulah kemudian tercetus merek Segi Tiga.Dua merek kecap tersebut menawarkan rasa yang sama. Ada kecap asin, manis sedang, dan kecap manis. Pada tiga rasa itu, cita,rasa kedelai hitamnya benar-benar terasa. Selain rasa kedelai yang kental, dua merek kecap asli Majalengka itu juga tahan lama. Bahkan bisa bertahan sampai dua tahun. Padahal, dua merek kecap itu dibuat tanpa bahan pengawet. Agar kecap bisa bertahan lama, sang produsen memiliki cara tradisional. Bukannya mencampurkan bahan pengawet kimia, namun mencampurkan garam dalam jumlah banyak pada olahan kecap saat proses fermentasi. "Garam dalam jumlah banyak saat fermentasi mampu menjadi bahan pengawet agar kecap tak mudah basi. Itu cara yang kami lakukan secara tradisional," ujar Pegawai di Bagian Pemasaran kecap cap Segi Tiga, Yana saat ditemui di pabriknya. Karena masih tradisional, proses pembuatan dua merek kecap asli Majalengka dilakukan secara manual. Tidak ada mesin yang membantu, hanya tangan para pegawai yang berperan.
Bahkan untuk api sekali pun masih menggunakan kayu bakar. Demikian dengan wadah tempat menyimpan kecap yang sudah jadi maupun saat penyaringan dan fermentasi, wadah terbuat dari kayu jati yang dibentuk menyerupai ember.Sementara untuk mengeringkan kedelai, sinar matahari merupakan andalan. Tak heran, cuaca sangat menentukan produksi kecap di Majalengka. Sebab jika mendung atau hujan, penjemuran kedelai akan memakan waktu, yang pada akhirnya mengganggu produksi. Dua merek kecap asli Majalengka bisa ditemui dengan mudah di sentra oleh-oleh atau pasar-pasar tradisional. Bahkan pemasarannya tidak hanya di Majalengka, beberapa kota di tanah air juga sudah terjamah. Untuk kecap Maja Menjangan (MM) misalnya, bisa ditemui juga di Cirebon, Karawang, dan Kuningan. Sementara kecap Segi Tiga sudah menyebar hingga Subang, Bandung, dan Jakarta. Dua merek kecap tersebut dikemas dalam botol bir dengan berbagai ukuran. Ada isi 140 mililiter (ml), 250 ml, 300 ml, 500 ml, dan 600 ml. Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai Rp 3.400 hingga Rp 11.000 per botol. 
(sorry, but only business users are allowed to post comments/replies on this article)
(you must login to post comments/replies, you can register here)
(this article is moderated - you can see your comments/replies as soon as you post them, but others will only see them once the article owner has approved them)
bahasa/language: Bahasa Indonesia English Language
Excelsis Fine Fragrances -Handcrafted With Real Essential Oils
Mastershop
BigYellowzone.com - Web Developers - Shopping Cart Specialists.
Advertise Here - Get Worldwide and Local Reach by promoting your business on warta-majalengka.com

Privacy Policy and Terms

We take privacy seriously.

We take the privacy of our site's visitors/members very seriously.
Please click here to view our privacy policy and general terms, which also includes details of "who can see what?" regarding the information that you enter on the site, and our general approach/terms to usage of the site.

Copyright © 2011-2017 BigYellowZone. All Rights Reserved.
Designed/Created by: BigYellowZone.com