Signup here Login Subscribe
Article Categories
Entertainment
Shopping
Food
Tourism
Education
Culture
Science/Tech
General
Cross-Regional
General Articles
Jasa ekspedisi import borongan / resmi , By sea dan by air harga all in sampai Jakarta
Jasa Ekspedisi Import Door to Door Service
catatan kecilku
Aku dan Pabrik Gula
Rindu Yang Ke Sembilan
Belajar dari Sebuah Mobil
Bertahan dibalik Ke "khas" an.
Kecap Legendaris dari Majalengka
Catatan Kecil Nostalgia
PAKU dan AMARAH
1001 Burung Kertas
General News
KEHILANGAN
POLSEK CIWARINGIN MENGGELAR PELAYANAN TERPADU
"TELAH HILANG BPKB Sepeda Motor"
TELAH MENINGGALKAN RUMAH
“Modus Over Boking, Berujung Penipuan”
Manis Gula-Gula Cinta
Dua Siswi Mengaku Dicabuli
Kegiatan Peningkatan Pengolahan dan Pemasaran Produk Ikan dan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan Tahun 2011
UPAYA MENEGAKKAN KEWENANGAN DAERAH SESUAI DENGAN UU No.22/1999
Kecamatan Talaga Juara Umum MTQ Ke-42 Tingkat Kabupaten Majalengka
Bupati Majalengka membuka secara resmi MTQ ke-42
General Blogs
d'_va
wartamajalengka
Advertise Here - Get Worldwide and Local Reach by promoting your business on warta-majalengka.com
Articles > General > Belajar dari Kemasan (by: Momon S. Maderoni)

Belajar dari Kemasan

Comments (0) (in General) - by: Momon S. Maderoni - 07-DEC-2011 2:45 AM
Tape Ketan dalam Ember Plastik,Galondo dalam Kemasan Artistik
Tape Ketan dalam Ember Plastik & Galendo dalam Kemasan Artistik
Tape Ketan dalam Ember Plastik & Galendo dalam Kemasan Artistik

Suatu sore saya bincang-bincang dengan seorang kenalan, yang dikenal sebagai Ustadz.
Disela-sela sharing, "oleh-oleh" masuk jadi topik selingan pembicaraan.

Sang Ustadz bilang, dulu kalau dalam perjalanan melewati Kota Kuningan Jawa Barat, dia selalu menyempatkan membeli "Tape Ketan" sebagai buah tangan untuk kerabat dan untuk dirinya, karena dia suka akan makanan tradisional yang khas itu.

Tapi sekarang, menurut Pak Ustadz itu, dia tdk suka lagi. Bukan karena rasa Tape Ketan itu yang berubah, tapi karena "tempatnya", yang dikemas dalam Ember Plastik, terlebih yang berwarna hitam !

" Konon " bahan Plastik berwarna hitam yang sekelas Ember itu terbuat dari bahan yang amat sangat rendah, dan kotor. Terlebih dipakai untuk makanan yang berproses fermentasi seperti Tape Ketan itu, ini perlu dipertimbangkan.

Jujur, saya juga menyukai, Tape tersebut. Apalagi kalau Tape Ketan Hitam dicampur, diaduk dengan Es Cream Kopyor..! Weh..., nikmat..!  ( Ini kresai perpaduan makanan tradisional dan modern ).

Namun sama dengan Pak Ustadz, saya "memensiunkan suka" Peuyeum Ketan itu, karena kemasannya disimpan di Ember Plastik.!

Lebaran yg lalu, saya mendapat kiriman " Galendo " dari Ciamis. Makanan yang aslinya adalah "sisa ampas Kelapa" proses pembuatan minyak goreng tradisional.

Sang Galendo yang notabenenya berlatar belakang "statusnya sebagai sisa", yg tidak lebih terhormat dari Peuyeum Ketan, dia tampil lebih menarik, dikemas dalam keranjang artistik, ber label dan bersertifikat Dep Kes RI.

Mungkin penjual tidak merasa masalah dengan Ember, karena Ember nya juga " baru ". Tapi apakah kita akan timbul selera jika suatu saat masuk ke Rumah Makan yang besar, disajikan Sayur nya dalam "Pispot" ( dengan kondisi baru ), yang nota bene alat tersebut " diperuntukan " sebagai tempat air kencing orang sakit ?.

Sungguh suatu kontradiksi, Peuyeum Ketan yang dari sononya "bukan barang sisa" menjadi "hina" karena masuk di Ember, yang kita kenal sebagai tempat  " Pakaian Kotor ".

Sang Galendo, yang dari sononya "sisa", tampil menarik, artistik, berkesan bersih.

Untuk para Penjual / Produsen makanan khas, tradisional (spt . Raginang, Opak Ketan, Opak Sampeu dlsb), balajarlah dari Kemasan Galendo..!   Disini perlu peran Pemerintah Daerah, untuk memberi bimbingan, wawasan agar produk tradisional bernilai jual, sejajar dengan produk kelas ber etalase kaca..Semoga...!
 

(you must login to post comments/replies, you can register here)
(this article is moderated - you can see your comments/replies as soon as you post them, but others will only see them once the article owner has approved them)
bahasa/language: Bahasa Indonesia English Language
Excelsis Fine Fragrances -Handcrafted With Real Essential Oils
Mastershop
BigYellowzone.com - Web Developers - Shopping Cart Specialists.
Advertise Here - Get Worldwide and Local Reach by promoting your business on warta-majalengka.com

Privacy Policy and Terms

We take privacy seriously.

We take the privacy of our site's visitors/members very seriously.
Please click here to view our privacy policy and general terms, which also includes details of "who can see what?" regarding the information that you enter on the site, and our general approach/terms to usage of the site.

Copyright © 2011-2017 BigYellowZone. All Rights Reserved.
Designed/Created by: BigYellowZone.com